Dietologi lahir dari keresahan para ilmuwan dan profesional gizi akan maraknya berbagai informasi terkait makanan, gizi, dan kesehatan yang tidak tepat, bahkan cenderung menyesatkan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, dengan melibatkan ilmuwan dan profesional gizi yang memilikilatar belakang pendidikan dan pengalaman yang mumpuni, Dietologi hadir untuk menjawab tantangan ini, menyajikan informasi terkait makanan, gizi dan kesehatan yang tepat, akurat dan berdasarkan bukti ilmiah terpercaya (evidence based).

Dietologi akan menyajikan informasi dalam bentuk artikel singkat, infografis dan video. Informasi tersebut akan dimuat dalam website dietologi dan dibagikan ke berbagai platform media sosial seperti twitter, facebook, instagram, whatsapp, line, telegram (atas nama akun resmi Dietologi)

Konten Dietologi

POP (Populer)

Berisi jawaban / konfirmasi atas berbagai macam
pertanyaan, mitos, dan hoax seputar makanan
dan gizi yang populer di masyarakat. Setiap
pertanyaan akan dijawab dengan poin yang
singkat dan sederhana, sehingga bisa dipahami
oleh semua kalangan, namun tetap mencantumkan
rujukan ilmiah terkait.

Pro (Profesional)

Berisi resensi singkat artikel ilmiah terbaru dan
diskusi / pertanyaan yang muncul dari temuan /
kesimpulan artikel tersebut.

Panduan Klinis

Berisi hasil translasi dan
adaptasi panduan praktik gizi
klinis dari berbagai negara.
Panduan klinis yang dimuat
harus berisi komponen “dietdisease link”. Panduan klinis
hanya diedarkan untuk
kalangan dietisien.

Food Detective

Berisi hasil investigasi kandungan gizi
panganan lokal, kemasan dan produk
makanan lainnya. Bagian ini juga akan
memuat tips gizi dan kesehatan sehari-hari
yang mudah dipahami dan diterapkan

Berbagi (Pengabmas)

Bagian ini akan berisi program kegiatan
pengabdian masyarakat dengan sasaran
utama golongan rawan, yakni anak, ibu
hamil /menyusui dan lansia, khususnya
dari kelompok kurang mampu.

Forum Diskusi

Bagian ini merupakan platform diskusi
khusus untuk dietisien dan mahasiswa gizi
untuk membahas kasus sulit dan hal lain
terkait profesi dan ilmu gizi.